• Prolog: Bayang-Bayang Masa Lalu Dr. Alan Vex Aroma antiseptik memenuhi udara, namun Alan masih dapat mencium bau logam samar dari darah. Tangannya yang bersarung sedikit bergetar saat menjahit luka pasiennya, seorang bocah laki-laki yang terjebak dalam baku tembak. Ia fokus pada tugasnya, gerakannya presisi, namun pikirannya melayang jauh—ke masa lalu, di sebuah ruangan redup yang…

    Read more

Tag: Novel

Buat situs web Anda sendiri, gratis di WordPress.com.Buat situs web Anda sendiri.
Mulai gratis