Mempelajari tubuh manusia bagaikan mempelajari semesta.
Energi yang tersusun saling mempengaruhi satu demi satu antara sisi yang lain dan atau sisi maupun posisi mana saja sehingga mempengaruhi sektor-sektor antara setiap belahan dimensi ruang dan waktu.
Intinya adalah tubuh manusia memiliki suatu inti atau esensi yang mempengaruhi satu sama lain di saat seseorang saling terkoneksi dalam konektivitas yang berjarak apapun itu dan termasuk alam dan sekitarnya.
Sehingga menyebabkan perubahan atau evolusi dalam struktural pertumbuhan waktu yang dinamis berjalan ke posisi akhir.
Kesimpulannya adalah adaptasi dan habitasi.
Karaton Luwuk, (Senin, 22/04/2024)
Prasetyo Peuru Henry Putra

Tinggalkan komentar